Opini : IMPLEMENTASI LOGIKA DALAM PERJUANGAN

selanjutnya, melahirkan buah kehidupan yang sebenarnya sehingga  akan di sadarkan bahwa kehidupan seseorang harus di rasakan secara rincih mungkin.

Oleh karena, itu milikilah dengan sensitif  dalam perjuangan apapun yang anda tempuh karena ini adalah salah satu statement dari setiap perjuangan atau perjalanan yang di tempuh oleh setiap orang.

* INISIATIF *
Ketika manusia tidak menggunakan logika, akan di anggap sebagai suatu benda yang hanya bisa bergerak di belahan bumi pada tempat yang di tempatinya tentu tanpa  berpikir sesuatu pun.

Selain itu, Ketika manusia di lahirkan dari rahim ibunya manusia itu tidak bisa berbicara seperti orang dewasa dan tidak langsung berjalan. Namun dia harus lalui berbagai proses terlebih dulu.

Semakin banyak mendengar banyak pula ide atau  gagasan yang  di milikinya, sehingga dia akan mampu untuk bebicara dan berpikir “ini contoh nyata”

Perjuangan kita ibarat suatu proses pertumbuhan anak bayi hingga usia 3 atau 4 tahun.

untuk itu, bagaimana dengan inisiatif kita dalam perjuangan ini, apakah kita sudah memikirkan hal-hal baik untuk nyatakannya?, apakah kita sudah menciptakan ide-ide brilian? Tentu tidak semua kita sudah lakukannya.

Saya sendiri adalah masih berada pada level yang jauh di banding teman-teman sekalian.

Namun, secara pribadi untuk mendapatkan ide dan pandangan baru ,saya sering tanyakan hal-hal yang belum saya ketahui kepada orang yang telah mendahului saya dengan perjuang yang sama. Salah satu orang yang sering saya minta pandangan adalah kepada Kaka Marthen Kadepa (salah satu mahasiswa  STBA-LIA ) di Yogyakarta. Selain itu, dengan baca buku,koran, majalah nonton video terkait di You tube , google,facebook, instagram dan lain-lain.

Beberapa hal diatas ini adalah di mana sumber saya dapatkan insiatif untuk mengejar impian dan harapan saya.

Jika saya tidak berfikir secara logika untuk menerapkan dan mangaplikasikannya dengan eksistensi saya dimana saya berada, maka tentunya tak akan menghasilkan dan menampakan ide atau gagasan baru dalam perjuangan saya . 

Untuk itu,kita harus berfikir  logis dan bertindak secara logis pula agar kami bisa menciptakan inisiatif pribadi yang kokoh sesuai kodrat perjuangan kita .

*C.KOLEKTIF
Perkembangan dunia mendesak setiap kaum milenial sebagai pelakunya Dalam abad ini, sehingga ini kita perluh lakukan apa yang jadi perioritas kita.

Dunia sudah canggih dalam berbagai sektor, siapa yang tidak tahu menggunakan alat elektronik sebagai media komunikasi baik secara lisan maupun tulisan? Ini menunjukan bahwa dunia sudah jauh ketimbang masa dulu.

Sebagai siswa pada dunia edukasi tentu sudah di kenal dengan belajar mengumpulkan, Nah…yang di maksudkan dengan bagian ini adalah bagaimana kita mengunpulkan kembali sekaligus menspekulasi kembali apa sudah kami aplikasikan dengan melatar belakangi untuk mengambil langkah selanjutnya yaitu langkah korektif dan progresif.

*D.SOLUSI*
Sejak kecil saya adalah anak yang paling bodoh dalam memunculkan ide-ide baru bahkan pula saya adalah anak yang kadang dapat rangkin dan kadang tidak di kelas sejak SD hingga SMK ,mungkin ini karena kebodohan saya jadi saya tidak perlu ulas dari titik yang a sampai ke titik z. 

Namun, Semua  ini telah lanjur dalam kehidupan saya karena itu dalam artikel ini saya ajak teman-teman untuk memulai bersama untuk menciptakan gagasan-gagasan dan pengertian perjuangan yang benar dan tepat.Saya bukan memaksa teman-teman sekalian untuk di wajib ikut sertakan dengan sepangkalan artikel ini.tetapi hanya masukan guys.

Oleh karena itu, marihlah  kita lakukan beberapa step atau langakah yang telah diuraikan.

Related posts