MAMUJU, DELIK.ID — Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Manakarra menyampaikan keprihatinan terhadap persoalan pertambangan rakyat yang selama ini disebut ilegal di sejumlah wilayah Sulawesi Barat.
Organisasi mahasiswa tersebut menilai persoalan tambang bukan semata-mata masalah hukum, tetapi juga menyangkut ekonomi masyarakat kecil yang menggantungkan hidup dari aktivitas pertambangan.
Ketua HMI Cabang Manakarra, Darmin Syukur, saat Audens dengan Gubernur Sulbar, Suhardi Duka mengatakan, negara harus hadir memberikan solusi nyata bagi masyarakat, bukan hanya melakukan penindakan hukum tanpa jalan keluar yang jelas.
“Fakta di lapangan menunjukkan banyak masyarakat mencari nafkah dari aktivitas tambang rakyat. Persoalan ini tidak bisa hanya dipandang sebagai pelanggaran hukum semata, tetapi harus dilihat dari sisi sosial dan ekonomi masyarakat,” ujar Darmin Syukur dalam pernyataan sikapnya, Senin ( 11/05/2025).










