Dalam keterangannya, Rehan menjelaskan proses penemuannya.
“Iya, saya awalnya mengetahui ada program yang diadakan oleh NASA terkait pencarian bug. Saya mengikuti program tersebut dan mulai mengumpulkan subdomain yang menarik. Alhamdulillah, saya menemukan celah berupa bug yang memungkinkan pengambilalihan username dari salah satu sistem website NASA,” ujarnya.
Tak hanya dari NASA, Rehan juga mendapatkan apresiasi dari sejumlah institusi pendidikan internasional, seperti University of Oslo dan San Diego State University atas kontribusinya di bidang keamanan siber.
Ke depan, Rehan berharap dapat terus mengembangkan kemampuannya dan memberikan kontribusi yang lebih besar, khususnya dalam menjaga keamanan sistem digital. Ia juga ingin membanggakan orang tua serta sekolahnya melalui prestasi yang diraih.
Prestasi ini menjadi inspirasi bagi generasi muda, khususnya di daerah, bahwa dengan ketekunan dan kemauan belajar, peluang untuk berprestasi di kancah internasional terbuka lebar. (D11)











