Senada, senior KAHMI Parepare, Rahman Saleh, menilai kasus ini tidak hanya menyangkut figur semata, tetapi sudah menyentuh stabilitas sosial.
“Ini bukan hanya soal Pak JK sebagai tokoh, tapi dampaknya sudah mengarah pada potensi konflik antarumat beragama. Video yang dipelintir ini bisa memicu kesalahpahaman luas,” tegasnya.
Melalui laporan ini, KAHMI berharap pihak kepolisian segera menindaklanjuti dan mengusut tuntas pihak-pihak yang bertanggung jawab, guna mencegah penyebaran informasi yang menyesatkan serta menjaga kondusivitas di tengah masyarakat. ( D11 )











