Diduga Dimanipulasi, Pelamar Kerja di SPPG Ablam Parepare Kecewa Berat

“Namun tiba-tiba kemarin kami mendapat chat bahwa ponakan saya dinyatakan tidak lulus. Ini yang membuat kami sangat kecewa,” ungkapnya.

Reski menilai perlakuan tersebut sebagai bentuk manipulasi dan mencederai nilai-nilai kemanusiaan. Ia juga mengkhawatirkan dampak psikologis yang dialami ponakannya akibat kejadian tersebut.

“Kami takut ini berdampak pada psikis ponakan kami. Rasanya sangat kejam, seolah-olah manusia yang punya kuasa memanipulasi situasi demi kepentingannya,” tegas Reski.

Menurutnya, apa yang dialami Fadil ibarat sudah dipekerjakan sejak awal, ikut merintis dan membantu, namun pada saat penentuan justru disingkirkan.

“Bahasa singkatnya, dia sudah ikut merintis, tapi pada waktunya disingkirkan. Ini diduga sudah direncanakan,” katanya.

Reski juga menyebutkan, pihak yang bertanggung jawab dalam proses tersebut adalah Kepala SPPG Ablam yang diketahui bernama Rama. Hingga berita ini diturunkan, pihak SPPG Ablam maupun Rama belum memberikan klarifikasi atau tanggapan resmi terkait tudingan tersebut. (D12)

Related posts