Pemkot Parepare Akan Tegur Tarung Bebas Pasca KONI Lakukan Protes

Dalam proposalnya, panitia mengklaim kegiatan tersebut merupakan bagian dari cabang olahraga kickboxing dan telah mengantongi dukungan dari komunitas kickboxing di Parepare. Namun klaim itu kembali dipertanyakan setelah adanya pernyataan resmi dari KONI.

“Kita evaluasi dulu. Jangan sampai ini justru menyerupai perkelahian bebas seperti street fighter,” tegas Rustan.

Diketahui, event Baku Tumbuk dijadwalkan berlangsung di Gelanggang Olahraga (GOR) Mandiri Parepare pada Sabtu, 7 Februari 2026. Panitia disebut telah membuka penjualan tiket serta pendaftaran peserta melalui media sosial.

Hingga saat ini, tercatat sebanyak 18 petarung, baik pria maupun wanita, telah mendaftar dan direncanakan akan bertanding dalam sembilan partai.

Sementara itu, Ketua KONI Parepare, Fadly Agoes Mante, secara tegas meminta Pemerintah Kota Parepare mencabut izin kegiatan tersebut. Menurutnya, event Baku Tumbuk berpotensi membahayakan dan tidak mencerminkan nilai budaya olahraga di Parepare.

“Saran kami ke Pemkot, sebaiknya izin dicabut. Bagaimana mungkin kepolisian mengeluarkan izin jika tidak ada rekomendasi dari cabang olahraga resmi,” ujar Fadly.

Ia menilai kegiatan tersebut cenderung melegalkan perkelahian dan tidak sejalan dengan pembinaan olahraga prestasi yang bernaung di bawah KONI. (D11)

Related posts