Anggota Komisi X DPR-RI Ratih Megasari Singkarru Ajak Pemuda Sosialisasikan Literasi

“berbicara sarpras untuk digitalisasi masih banyak sarpras yang harus diperbaiki karena banyak yang tidak terjangkau jaringan dan buta aksara kita masih cukup tinggi sehingga diharapkan pemda kita dapat berkolaborasi dengan pemerintah pusat meningkatkan indeks literasi masyarakat,” terang Anggota Komisi X DPR RI Ratih Megasari Singkarru.

Literasi ini harus di mulai dari usia dini karena jika sudah dewasa sudah sulit. tambahnya.

Read More

Ia juga menyampaikan, Selaku Anggota Komisi X ia selalu mendorong agar anggaran literasi di perbanyak dan mendorong pemerintah pusat agar pemerintah daerah melakukan pemenuhan sarpras.

Ia juga menyampaikan Komisi X dengan Kemendikbud Ristek melakukan rapat bersama dan Balai Bahasa ini memiliki program revitalisasi bahasa daerah dimana mereka mendeteksi bahasa daerah yang terancam punah.

“pada saat mereka persentasi bahasa mandar itu tidak masuk dalam program revitalisasi, Alhamdulillah dengan perjuangan saya diterima sehingga akhirnya bahasa mandar menjadi salah satu bahasa daerah yang masuk dalam program revitalisasi bahasa agar tidak punah,” jelas Ratih Megasari Singkarru.

Menurutnya revitalisasi bahasa ini sangat penting karena ada tiga bahasa yang harus di ketahui yakni bahasa Indonesia sebagai bahasa Nasional, Kemudian bahasa daerah harus dijaga dan dilestarikan agar tidak punah dan kemudian ada bahasa asing untuk bahasa jembatan kita untuk dunia global.

“bahasa daerah ini adalah jati diri sebuah daerah, walaupun bahasa Nasional kita bahasa Indonesia tetapi setiap daerah punya bahasanya tersediri yang menjadi jati diri masing-masing karena lahirnya jati diri bangsa dari daerah masing-masing.” tandas Ratih Megasari Singkarru. (bdt)

Related posts