“Kami juga mengingatkan agar mahasiswa menjaga etika, serta menghindari bikin konten-konten yang merugikan kita. Justru sebaliknya, promosikan potensi desa seperti wisata, kerajinan, hasil tani, di medsos,” tegas Kyai Hannani.
Sementara dalam materinya, Bupati MB banyak memperkenalkan karakteristik daerah. Seperti etnis, tradisi, dan kondisi geografisnya. Ia juga memotivasi mahasiswa agar melanjutkan kuliah setinggi mungkin.
Senada dengan Rektor, Bupati MB juga berharap 1000 mahasiswa ini membawa manfaat besar bagi warganya. Begitupun mahasiswa bisa memetik pengalaman berharga selama KKN.
Ketua Golkar Enrekang ini mengajak mahasiswa membantu mensosialisasikan capaian pembangunan dan program Pemda. Terutama di pelosok.
Yang tak kalah penting, kata MB, IAIN menguatkan karakter masyarakat Enrekang yang moderat dan toleran. Melawan paham radikal dan ekstrim yang dapat memecah belah keharmonisan warga.
Seusai acara, bupati dan rektor menyepakati penguatan kerjasama Enrekang dan IAIN. Muslimin Bando juga menyempatkan memberi testimoni promosi, mengajak masyarakat kuliah di IAIN Parepare. (*)









