“Meliputi 320 ribu hewan ternak yang sakit, 108 ribu hewan ternak dinyatakan sembuh, 3 ribu ekor hewan ternak dipotong bersyarat dan sebanyak 2 ribuan ekor hewan ternak mati karena PMK”ucapnya
Sementara itu menurut Kadis Peternakan dan Perikanan Enrekang Muh Alwi mengatakan sejak dulu awal kemunculan penyakit mulut dan kuku Pemkab Enrekang telah fokus melakukan tindakan pencegahan
“Sejak awal sudah di lakukan dengan mem-flow up surat edaran dari kementrian hingga Surat Edaran Bupati, mengumpulkan peternak sapi dan Rumah Potong Hewan yang ada di Enrekang dihimbau untuk tidak membeli dan menyembelih sapi dari luar “ucapnya
Lanjut ia mengatakan sosialisasi kepada masyarakat hingga para peternak sapi masif dilakukan oleh para medis dan inseminator di lapangan agar memberikan pemahaman antisipasi penyakit PMK ini
“Hal itu kita lakukan dalan rangka memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat dalam rangka menghadapi Hari Raya Idul Adha”ucapnya
Untuk di Kabupaten Enrekang data jumlah hewan ternak terbilang besar sapi perah sekitar 1026 Ekor, Sapi potong 46 ribu Ekor, Kerbau sekitar 3 ribu ekor, dan kambing sekitar 32 ribu ekor
Penyampaian Materi disampaikan berturut dari Pemerintah Provinsi Sulsel, Polda, Pangdam hingga Kejaksaan Tinggi (Humas)









