Ia mencontohkan, beberapa waktu lalu ada sekolah yang belajar tumbuh-tumbuhan di Kawasan Perkebunan Mitra Farm Maiwa. Mereka menyaksikan langsung proses pembibitan, hingga panen.
“Belajar mengajar tidak lagi dibatasi ruang kelas dan pagar sekolah. Apalagi dengan canggihnya teknologi, dengan memaksimalkan akun belajar.id,” kata MB yang dulunya seorang guru.
Kurikulum ini, kata MB, akan terus dievaluasi penerapannya. Hingga di tahun 2024 nanti sudah diterapkan secara penuh di seluruh sekolah. Sebelum itu, Bupati meminta seluruh sekolah di Enrekang sudah siap.
Bupati juga mengajak para kepala sekolah dan guru terus meningkatkan kompetensi. Agar bisa beradaptasi dengan perkembangan teknologi pendidikan. FKKSD ia minta mengambil peran strategis dalam upaya tersebut.
“Saya berharap kepengurusan FKKSD ini lebih enerjik lagi, serta bisa berkontribusi maksimal dalam peningkatan kualitas pendidikan di daerah kita,” tandas Bupati.
Acara ini turut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Haidir, Kepala BKPSDM Jumardin, Camat Cendana beserta unsur forkopimda Cendana, para pengawas sekolah, Ketua FKKSD Alimuddin Akhmad, dan para Kepala Sekolah. (Humas Enrekang)











