“Mereka membagikan daging kurban ke Yayasan Panti Asuhan Addariyah DDI Pinrang dan masyarakat di sekitar rumah adat. Tadinya, daging mau dimasak dan dibagikan dalam kondisi sudah menjadi olahan. Tetapi karena ada kendala, akhirnya komunitas membagikan daging kurban yang belum dimasak,” ujar Sukri.
Sebelumnya, komunitas bikers SPB Pinrang menyerahkan hewan kurban ke Panti Asuhan Muslimat NU pada Kamis (30/7/2020) dan 3 komunitas motor di Parepare menyalurkan hewan kurban di Panti Asuhan Al-Mustaqim. Namun mereka tidak terlibat dalam proses pemotongan dan distribusi di kedua tempat tersebut.
“Kegiatan ini menjadi bukti bahwa komunitas motor di Pinrang dan Parepare peduli dengan sesama. Ini menjadi sesuatu yang positif untuk menghapus stigma anak motor yang identik dengan geng motor,” ucap Sukri. (*)











