Setelah Pelaku menggauli korban, datang teman-teman pelaku yang juga turut hendak menggauli korban namun korban saat itu lari keluar dari dalam toilet sehingga hal tersebut tidak terjadi.
“Pelaku kemudian membawa korban pulang karena takut sebab korban saat itu terus menerus menangis,” ujarnya.
Atas kejadian tersebut, pihak kepolisian melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi yakni kedua orang tua korban UR (43) dan MP (36), sementara korban sedang dilakukan pemeriksaan medis.
“Terhadap kondisi korban, kami juga melakukan koordinasi dengan Dinas Perlindungan Perempuan dan Anak (DP2A) Kabupaten Luwu untuk mendampingi korban saat dilakukan pemeriksaan,” tutur Rafli. (D11)











