Berpura-pura menjadi pembeli gorengan untuk mendekati posisi korban, dengan wajah tertutup. Saat korban lengah bermain ponsel di belakang tempat jualan, pelaku langsung menyiramkan cairan asam (air keras) ke arah wajah dan tangan korban.
Sontak teriakan histeris korban sempat mengundang perhatian warga sekitar. Seorang saksi mata bahkan berusaha menghentikan pelarian pelaku.
“Saksi sempat memukul pelaku menggunakan penjepit gorengan, namun pelaku berhasil meloloskan diri dari lokasi kejadian,” tambah Ananda.
Meski sempat kabur, pelarian Bang Tigor berakhir di tangan polisi. Pelaku ditangkap tanpa perlawanan dan telah mengakui semua perbuatannya di hadapan penyidik.
Saat ini, korban Nuraini masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit akibat luka bakar serius di bagian wajah dan tangan. Sementara itu, pelaku terancam dijerat pasal penganiayaan berat dengan ancaman hukuman penjara yang setimpal dengan perbuatannya. ( D11)









