Porter Lansia di Pelabuhan Nusantara Parepare Berjuang di Tengah Arus Mudik, Demi Baju Lebaran Cucu

Penghasilannya tidak menentu. Dalam sehari, ia kadang hanya membawa pulang Rp50 ribu hingga Rp100 ribu. Namun bagi Mustafa, uang itu sangat berarti untuk kebutuhan hidup sehari-hari dan membeli baju Lebaran untuk cucunya.

“Saya angkat barang bawaan penumpang saja. Kadang dapat Rp50 ribu sampai Rp100 ribu per hari. Itu untuk makan dan beli baju Lebaran cucu,” tutur Mustafa.

Di tengah terik matahari dan padatnya aktivitas pelabuhan, kedua porter lansia itu tetap bekerja dengan penuh semangat. Bagi mereka, setiap langkah mendorong gerobak dan setiap barang yang diangkat adalah harapan kecil untuk membahagiakan keluarga di hari raya.

Arus mudik yang membawa ribuan perantau pulang kampung ternyata juga menjadi berkah tersendiri bagi para porter di pelabuhan, yang menggantungkan harapan dari setiap kapal yang bersandar di Parepare. ( D11)

Related posts