Yusuf Lapanna turut mempertanyakan besarnya anggaran pembangunan eks Pasar Seni tersebut. Ia menilai, jika melihat hasil fisik bangunan, nilainya tidak sebanding dengan anggaran yang dikabarkan mencapai miliaran rupiah.
“Anggarannya miliaran, tapi bangunannya biasa-biasa saja. Ini perlu penjelasan terbuka agar tidak menimbulkan kecurigaan di masyarakat,” tegasnya.
Atas temuan itu, DPRD Parepare mendorong pemerintah daerah dan instansi teknis terkait untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap perencanaan dan pelaksanaan proyek eks Pasar Seni tersebut, guna mencegah persoalan di kemudian hari. (D11)











