Selain itu, SRU 7 dari unsur Polair menggunakan perahu sekoci untuk menyisir area perairan Suppa hingga Teluk Parepare. Tim SAR Gabungan juga memanfaatkan teknologi udara melalui SRU 8 dengan melakukan pemantauan menggunakan drone milik Pos TNI AL Pinrang.
Menurut Agussalim, penggunaan drone sangat membantu dalam memantau area laut yang sulit dijangkau oleh perahu, terutama di tengah kondisi cuaca yang kurang bersahabat.
“Di lokasi pencarian, kami juga mengerahkan drone untuk pemantauan dari udara. Namun, kami menghadapi kendala berupa ketinggian ombak yang cukup tinggi, sehingga pergerakan perahu tim SAR menjadi terbatas,” ungkapnya.
Meski demikian, Agussalim menegaskan bahwa tim SAR Gabungan tetap berupaya maksimal dan bekerja sesuai prosedur keselamatan demi menemukan korban secepat mungkin.
“Kami berharap cuaca segera membaik agar pencarian dapat dilakukan lebih optimal. Seluruh unsur yang terlibat tetap siaga dan bekerja sama di lapangan,” tutupnya. (D11)











