Sementara itu, ibu korban, Wati, tak kuasa menahan kesedihannya saat membicarakan anaknya. Dengan suara terbata-bata, ia berharap putranya segera ditemukan dalam keadaan selamat.
“Ikrar itu anak yang baik dan penurut. Dia tidak pernah jauh dari rumah tanpa pamit. Saya sebagai ibu sangat sedih dan terus berdoa supaya anak saya cepat ditemukan dan bisa kembali ke rumah,” kata Wati dengan mata berkaca-kaca.
Wati juga memohon doa dari seluruh masyarakat agar proses pencarian berjalan lancar dan Ikrar segera ditemukan.
“Saya hanya bisa berharap dan berdoa. Semoga Allah melindungi anak saya di mana pun dia berada,” pungkasnya.
Hingga kini, pihak keluarga bersama warga dan aparat terkait masih terus melakukan upaya pencarian dan berharap adanya kabar baik terkait keberadaan Ikrar. (D11)











