MDA Serahkan Aset Jembatan, Warga dan Pemuda Latimojong: Ini Bukti Nyata Tanggung Jawab Sosial

KWLT dan FPLB sepakat bahwa kolaborasi seperti ini harus menjadi standar praktik pertambangan di Indonesia. Mereka menyerukan agar tanggung jawab sosial perusahaan menjadi rujukan bagi industri lain, khususnya yang beroperasi di kawasan terpencil dengan tantangan infrastruktur yang besar.

“Kami akan terus menjadi mitra kritis dan solutif, sekaligus mendukung langkah perusahaan yang berpihak pada kepentingan rakyat,” tegas Najamudin.

Azriel menambahkan bahwa FPLB siap menjembatani dialog antara pemuda dan perusahaan untuk menciptakan komunikasi dua arah yang konstruktif.
“Kami percaya keterlibatan generasi muda bersama pihak swasta akan membawa perubahan signifikan bagi desa,” ujarnya.

Penyerahan jembatan ini dinilai sebagai simbol transformasi peran dunia usaha dari orientasi profit semata menuju kepedulian keberlanjutan komunitas. Baik KWLT maupun FPLB menyampaikan terima kasih atas inisiatif MDA dan berharap sinergi ini dapat diperluas demi kemajuan Luwu yang lebih inklusif dan berkelanjutan. (d11/dlk**)

Related posts