Hingga tahun 2023, BCA telah mendampingi 20 Sekolah Bakti tingkat SD, SMP, dan SMA. BCA juga menggelar pelatihan yang diikuti lebih dari 275 kepala sekolah dengan tujuan mengembangkan keterampilan kepemimpinan inovatif serta memperkuat kapasitas kepala sekolah. Selain itu, BCA telah mengadakan pelatihan Inovasi Pembelajaran yang diikuti 65 guru dan 15 manajemen sekolah agar semakin mampu membangun suasana pembelajaran yang lebih interaktif dan kreatif.
Pada akhir April 2023, BCA telah mengumumkan 17 Sekolah Bakti BCA yang dinilai siap berdikari, karena telah terbukti meningkat mutunya. Berdasarkan penilaian Bakti BCA, sesuai indikator-indikator Asesmen Nasional, 17 Sekolah Bakti BCA telah mencapai nilai di atas, bahkan melampaui rata-rata nasional, baik dalam aspek pendidikan literasi, numerasi, karakter, maupun kualitas pembelajaran. Sementara itu, saat ini BCA masih melakukan pembinaan berkelanjutan terhadap tiga Sekolah Bakti BCA di Banyuwangi, yaitu SDN 1 Taman Sari, SMPN 1 Licin, dan SMAN 3 Wongsorejo.
“Dengan hadirnya 4 sekolah baru di program Bakti BCA ini, BCA berharap dapat menjangkau lebih banyak siswa di berbagai daerah di Indonesia dan memberikan dampak positif yang signifikan dalam dunia pendidikan. Ke depannya, BCA senantiasa berkomitmen untuk terus mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia melalui berbagai program dan inisiatif yang berkelanjutan. Kami yakin bahwa pendidikan yang berkualitas adalah kunci untuk menciptakan masa depan yang lebih baik bagi bangsa Indonesia”, tutup Hera F. Haryn.
BCA percaya bahwa memajukan mutu pendidikan di Indonesia membutuhkan dukungan dari berbagai pihak. BCA senantiasa mendukung program pemerintah dan berkolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk akademisi, dan masyarakat. Kolaborasi ini bertujuan untuk memastikan kesuksesan program Sekolah Bakti BCA, dan mencapai tujuan bersama dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. (D11)











