PAREPARE, DELIK.ID – Tim Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas RI bersama Kementerian terkait turun melakukan kunjungan lapangan pemantauan pelaksanaan kegiatan Dana Alokasi Khusus Tematik Pengentasan Permukiman Kumuh Terpadu (DAK PPKT) tahun anggaran 2023 di Kota Parepare, Selasa (17/10/2023).
Tim mengunjungi dan memantau secara detail progres kegiatan DAK Tematik PPKT di beberapa lokasi di Kelurahan Lumpue, Kecamatan Bacukiki Barat, yakni di Jalan M Husain Subair dan pesisir Lumpue.
Hasilnya, tim mendorong percepatan progres kegiatan karena sudah memasuki triwulan akhir atau tersisa 75 hari lagi berakhirnya tahun anggaran 2023.
Laras Primasari dari Bappenas memberikan berbagai catatan penting dan masukan kepada Pemerintah Kota Parepare, karena kegiatan 2023 ini menjadi penilaian dan evaluasi untuk kegiatan DAK sejenis selanjutnya.
Di antaranya yang menjadi catatannya,
progres kegiatan air minum yang disalurkan 25 persen penyerapan anggaran baru 23 persen. Kemudian perumahan dan permukiman penyaluran 25 persen penyerapan 0 persen. Dan sanitasi penyaluran 46 persen terserap 45 persen.
Parepare mendapatkan kegiatan DAK Tematik PPKT dari Pemerintah Pusat pada tahun ini senilai total Rp15 miliar ditambah Rp3 miliar dari Balai Perumahan.
Hanya 13 daerah di Indonesia yang mendapatkan DAK Tematik PPKT ini, termasuk Parepare. Di Sulsel hanya Parepare dan Makassar yang mendapatkan.











