“Bukan hanya pantai yang bersih namun kita juga memberi perhatian pada kebersihan kawasan kota secara keseluruhan. Yaitu meliputi kebersihan jalan, saluran, serta permukiman. Beberapa titik taman kota juga dibangun melengkapi taman lain yang sudah ada sebelumnya. Tujuannya menciptakan suasana asri,” ucap Pangerang.
Banyaknya elemen masyarakat dan Forkopimda yang turut dalam kegiatan itu mendapat apresiasi dari Pangerang Rahim. Ia menyebut bahwa sinergitas itu agar terus dibangun agar dapat mendukung program pemerintah Bebas Sampah tahun 2025.
“Saya harap, Gerakan bersih pantai tidak boleh berhenti hanya sampai acara seremoni selesai. Namun, harus dilakukan secara berkelanjutan sehingga dapat mengubah perilaku dan pandangan laut sebagai keranjang sampah,” ungkap mantan Sekretaris Golkar Sulsel itu. (d11/dlk #)











