“Baca alquran tidak mesti terburu – buru, tidak mesti banyak mau dibaca. Bisa kita membaca Alquran setiap selesai sholat wajib itu sebanyak satu lembar, jadi totalnya lima lembar. Karena yang harus kita petik hikmahnya itu prosesnya saat kita mengaji, bukan banyaknya yang lembaran yang kita sudah baca,”. Ucapnya, Ketua Badan Kontak Majlis Taklim Kota Parepare, yang baru saja meraih juara favorit defile BKMT tingkat Provinsi Sulawesi Selatan ini.
Komunitas mengaji Alhasyir itu dibentuk semenjak Tahun lalu yang di gagas oleh Ibu Nasri, Ketua umum komunitas mengaji Alhasyir, Ibu Ija. Komunitas mengaji bertujuan untuk membina Ibu – Ibu yang buta huruf, memperlancar bacaan Alquran dan Tajwid.
“Kita adakan pembinaan mengaji dan waktunya seminggu sekali di setiap hari senin. Biasanya sesudah mengaji ada tausyiah ceramah dari ustadz, nah kesempatan ini kita undang Ibu Wali Kota untuk silaturrahmi sekaligis monitoring Komunitas kita, karna disini tergabung ada yang bukan majlis taklim, Ibu yang memang belum bisa baca hijayyah jadi mulai baca Iqro dulu. Intinya tujuannya belajar mengaji,”. Ujar, Haji Ija. (d11/dlk#)











