Perumda Pemkot Balikpapan Incar Produk Hortikultura dari Enrekang

Dalam kerjasama ini nantinya Perumda Balikpapan dan Perusda Enrekang yang bakal mengambil peran kerjasama B2B (Business to Business).

“Sebagai langkah awal, kita ingin melihat langsung produksi dan distribusi bawang merah, cabe dan produk hortikultura lainnya. Sambil melihat peluang peluang lain yang bisa dikolaborasi,” jelasnya.

Bupati menyambut gembira kerjasama ini. Mengenai kesiapan suplay, MB menegaskan bahwa lahan di Enrekang masih sangat luas sehingga potensi produksi masih sangat mungkin meningkat.

“Lahan tidur masih sangat luas di Enrekang bagian selatan. Kita masih bisa mengembangkan dan meningkatkan produktivitas bawang merah, kol, bawang prei, wortel, labu siam, sawi, brokoli,” urai Ketua Golkar Enrekang ini.

Bupati bahkan mengantar langsung mereka melihat sentra produksi hortikultura di Anggeraja. Di kebun bawang misalnya, mereka menyaksikan bawang Enrekang lebih sehat sebab penggunaan pestisida dan insektisida sangat minimal. Petani lebih memilih memakai light trap dan kelambu, agar hasilnya jauh lebih sehat.

Kemudian rombongan melihat langsung proses distribusi di Pasar Agro Sumillan. Bupati dan rombongan dari Balikpapan berdialog langsung dengan penjual dan distributor soal harga hortikultura dan biaya distribusinya.

“Dengan progres pertanian modern berkelanjutan yang sedang kita galakkan, kita sangat optimis mampu menyuplai Balikpapan dan IKN. Saya berharap kerjasama ini bisa menguntungkan petani Enrekang dan masyarakat Balikpapan, termasuk masyarakat IKN Nusantara nanti,” tegas Bupati 2 periode ini. (*)

Related posts