Taufan menjelaskan, membangun kesadaran baik dimulai dari TNI Polri, pemerintah hingga pelaku UMKM untuk sama-sama mengevaluasi diri masing-masing, begitu pula dengan pecinta bola dari luar.
Wali Kota Parepare dua priode itu mengungkapkan, dari hasil pertemuan tersebut, telah ditemukan kerangka acuan pelaksanan atau prosedur tetap (protap) dibatasi penonon. Sehingga, katanya, jika ada mendapat izin dari Mabes Polri, maka tetap dengan persyaratan penomoran sheet yang harus jelas, serta penjualan tiketing harus berkesesuaian dengan nomor kursi yang disiapkan.
Dirinya berkeinginan laga tersebut dihadiri penonton, karena memiliki multiplier effect yanh sangat besar, terutama bagi perekonomian masyarakat dan PAD Pemkot Parepare.
“Tapi kami tidak dalam posisi mengatakan akan ada penonton. Kami akan mempersiapkan diri, mudah-mudahan Mabes Polri memberikan izin ada penonton. Kalau ada penonton, tidak mungkin seperti sebelum-sebelumnya, itulah sebabnya kami meminta ke manajemen PSM memahami dan mengerti dan terlebih khusus ke para supporter,” tandasnya. (d11/dlk*)











