JAKARTA, delik.id — Kabupaten Enrekang meraih penghargaan pada Indonesia Healthcare Innovation Award (IHIA) VI-2022.
Bupati Enrekang Muslimin Bando menghadiri dan menerima trophy serta piagam penghargaan, di The Ballroom Djakarta Theater, Kamis malam 24 November 2022. Hadir mendampingi Bupati, Kadis Kesehatan Sutrisno dan Sekretaris Disdalduk-KB Enrekang.
Penghargaan langsung diserahkan oleh Kepala BKKBN Dr. (H.C.) dr. Hasto Wardoyo, Sp.OG (K). Acara itu juga dihadiri Jenderal TNI (Purn) Agum Gumelar, dan Dirjen Tenaga Kesehatan Kemenkes drg Arianti Anaya,M.KM.
Enrekang meraih Diamond Award, karena menjadi satu dari tiga daerah terbaik dalam Kategori Percepatan Penurunan Stunting.
“Alhamdulillah penghargaan ini kita persembahkan untuk Kabupaten Enrekang, khususnya pada semua pihak yang telah bekerja keras dalam upaya kita menekan angka prevalensi stunting,” kata Bupati.
Bupati memaparkan, Prevalensi Stunting Enrekang dari tahun ke tahun terus mengalami penurunan cukup baik. Pada tahun 2021 berada di kisaran 21,50 persen. Tahun 2022 ini telah turun ke 19,45 persen.
“Kita berharap dengan penghargaan-penghargaan dan apresiasi dari pelbagai pihak, menjadi pemacu kita untuk terus bekerja keras, tidak berpuas diri, sampai target nasional prevalensi stunting dibawah 14 persen di tahun 2024 bisa dicapai,” kata Bupati MB.











