BKMT lanjut dia, merupakan sarana pembangunan akhlak yang dimotori oleh perempuan-perempuan muslimah. “Saya berharap BKMt ke depan makin memperbaiki paradigma cara berpikir. Mudah-mudahan sedikit demi sedikit, BMT tampil tidak hanya dalam eksklusif tapi harus juga dengan inklusif,” pesan TP.
Sebagai wadah pemberdayaan perempuan untuk pembangunan akhlak dan aqidah, sehingga ia berharap BKMT yang kini berhasil menelorkan kuran glebih 150 majelis taklim di Kota Parepare dapat menjadi forum multifungsi pembangunan keummatan.
Diketahui, dari 150 Majelis Taklim di era kepemimpinan Erna Rasyid Taufan, 147 di antaranya telah dikukuhkan dan mendapat dana hibah sebesar Rp 2juta pertahun. (d11/dlk/avd)











