Taufan menjelaskan, inspirasi tersebut diperkuat dengan teori telapak kaki yang hakikatnya, relevan dengan teori ekonomi makro yang dikenal dengan invisible hand, yang mendatangkan manfaat sosial dari usaha-usaha individu yang ada.
“Visi misi kami membangun kota industri tanpa cerobong asap, sehingga sektor kesehatan, pendidikan dan pariwisata merupaka andalan kami dalam mendongkrak PAD, dan perekonomian masyarakat, dibarengi dengan inovasi, konsistensi, dan integritas, bekerja semata-mata untuk kesejahteraan masyarakat,” tandasnya. (*d11/dlk)











