Wow, Pemkab Enrekang Masuk Finalis TOP Inovasi Pelahanan Publik

Sementara itu Tim Panelis Independen KIPP tampak antusias dengan inovasi yang dipaparkan Bupati Enrekang tersebut, total 4 pertanyaan yang diajukan Panelis kepada Bupati Enrekang seperti, Peran Swasta dalam Penanggulangan Stunting, Target Pravalensi Stunting, Tantangan dalam pelaksanaan Program hingga Komitmen Bupati yang dtuangkan kedalam aturan dalam penanggulangan Stunting

Pertanyaan dari Panelis tersebut dengan lancar dijawab Bupati dua periode tersebut

“Peran Swasta melalui CSR dalam penanggulangan Stunting ada dari JAPFA hingga Bank, sedangkan target penurunan pravalensi stunting yang termuat dalam RPJMD di Enrekang secara keseluruhan desa/kelurahan target 15% tahun 2023”ucapnya

“Untuk tantangan yang dihadapi ada pada pernikahan usia subur yang belum siap memiliki anak sehingga kami melakukan sosialisasi kepada mereka tentang bahaya stunting, sedikitmya ada 5 Keputusan Bupati dan 1 Perda tentang ASI Eksklusif yang kami keluarkan”ucapnya

Melalui program ini Bupati berharap penurunan pravelensi stunting secara terus menerus khususnya di Kabupaten Enrekang dapat terealisasi

“Dalam islam juga dikatakan jangan meninggalkan keturunan yang lemah, seperti yang kita tahu Stunting dapat melemahkan generasi kita kedepannya, semoga kedepannya Indonesia terbebas dari stunting”harapnya
(humas)

Related posts