“Dalam Kurikulum Merdeka, yang dipagari bukan sekolah. Yang dipagari adalah hatinya siswa, agar senang belajar dan dengan sendirinya pasti tidak bolos,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala SMP Negeri 2 Maiwa Namrullah menyampaikan apresiasi atas kesediaan bupati menghadiri acara ini. Ia menggunakan kesempatan itu menyampaikan sejumlah prestasi dan program sekolah.
“Kita sementara membangun musalah, dari partisipasi orangtua siswa dan guru. Selanjutnya kita berharap ada bantuan pembangunan aula pertemuan,” urainya.
“Untuk pembangunan pagar belakang, sebagaimana arahan Bupati, untuk saat ini cukup memakai tanaman sebagai pagar hidup,” tambahnya.
Acara itu juga diisi pentas seni, kesan-kesan siswa, sambutan-sambutan dari perwakilan Pemerintah Kecamatan Maiwa, Kepala Desa Tuncung, dan pengawas.
Bupati juga menyerahkan langsung hadiah bagi lulusan terbaik. Mereka masing-masing Adalah;
1. lis Eka Sulistiani
2. Ana Mardia
3. Maqiatul Mukarramah











