Ratusan Pekerja Migran Malaysia Timur Tiba di Pelabuhan Parepare, BP2MI Beri Layanan Antar

PAREPARE, delik.id — Dengan menumpangi kapal KM. Thaliya sedikitnya 101 orang pekerja migran Indonesia dari Malaysia Timur, tiba di pelabuhan nusantara Kota Parepare, Sulawesi Selatan. Buruh migran itu kemudian dibawa ke Pos pelayanan Badan perlindungan pekerja migran Indonesia (BP2MI) Kota parepare, Sulawesi Selatan untuk didata.

” Pelanggaran mereka didominasi karena tidak memiliki dokument, ada juga pelaku kejahatan dan tindak pidana narkotika. ” Jelas Muhammad Agus Bustami, Kepala BP2MI wialayah Sulawesi Selatan, Papua dan Maluku, di Pelabuhan Nusantara Kota Parepare, Sulawesi Selatan, Jumat (08/04/2021).

Ratusan pekerja migran itu berasal dari sejumlah wilayah di Sulawesi, seperti kabupaten Bone, kabupaten Luwu, kabupaten Pinrang, kabupaten sidrap, Kabupaten Wajo, Kabupaten Sinjai, dan Takalar. Mereka kemudian di jemput oleh Pemeritah kabupaten/kota masing-masing dimana pekerja migran itu berasal.

https://youtube.com/shorts/BKyTgdXnmF0?feature=share

” para tenaga Migran itu dijemput oleh masing-masing pemerintah daerahnya. Jika Pemerintah daerah asal tidak memberikan pelayanan penjemputan, maka kami BP2MI akan memberikan pelayanan mengantar para tenaga migran itu pulang ke daerah asal masing-masing. ” terang Muhammad Agus Bustami

Lanjut Agus, dari data dua tahun terakhir BP2MI wilayah Sulawesi Selatan, Papua dan Maluku, mencatat kepulangan pekerja Migran Indonesia dari sejumlah wilayah di Sulawsi Selatan, Papua dan Maluku ada 6.000 orang.

” Dalam kurun waktu 2 tahun terakhir kita mencatat sedikitnya 6.000 pekerja migran Indoensia dideportasi,” Tutup Agus Bustami.

Sementara itu, Seorang pekerja Migran asal Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, Mika, mengaku dideprotasi karena memang tidak punya kelengkapan dokument lengkap saat ia dan tenaga kerja lainya datang bekerja di Malaysia, sebagai buruh kelapa sawit.

” kami datang tanpa kelengkapan berkas. Saat kemudaian petugas Imigrasi datang ke tempat kami bekerja di Tawau, Malaysia, kami kena tangkap. ” Aku Mika. (d11)

Related posts