Dia pun menduga dana itu digunakan untuk kepentingan lain yang menyangkut pribadi dan kelompok. Pasalnya, menurut Jasmir pihak terkait bungkam soal penggunaan dana itu.
“Syukur kalo dana itu kembali masuk ke kas daerah jika tidak digunakan. Yang mengkhawatirkan itu jika uang tersebut di pertanggungjawabkan fiktif demi kepentingan pribadi oknum pejabat tertentu. Itu kita duga yah,” terang Jasmir.
Jasmir berjanji akan melaporkan dugaan penyalahgunaan dana tersebut ke pihak berwajib. Karena, kata Jasmir, banyaknya desakan dorongan dari masyarakat yang sudah tidak lagi percaya dengan sistem pengelolaan dana oleh pemerintah setempat.
“Kita tidak mengancam tapi betul-betul kita akan laporkan secara resmi ke pihak aparat hukum, agar masyarakat tahu kemana sebagian dana yang selama ini dikelola oleh pemerintah daerah,” tandasnya. (*)










