Dukung Program KBLBB, PLN Kampanyekan Electrifying Lifestyle di Parepare dan Sidrap

“Kendaraan listrik, selain ramah lingkungan, emisinya pun lebih rendah dibandingkan kendaraan yang berbahan bakar minyak,” kata Awaluddin.

“Saya pribadi setelah mencoba mobil listrik, tenaga yang dihasilkan mesin kendaraan listrik pun tidak kalah hebat performanya. Dan yang tidak kalah penting jauh lebih irit, yaitu lima kali lebih hemat dibandingkan menggunakan BBM” tambahnya.

Tidak hanya penggunaan kompor induksi dan kendaraan, listrik juga sudah merambah ke dunia pertanian yang mana di Kabupaten Sidrap sendiri sudah ada beberapa pelanggan pengolahan gabah dan petani yang sudah beralih menggunakan listrik PLN. Guna terus mengkampanyekan penggunaan kendaraan listrik, pada kesempatan yang sama juga dilakukan peluncuran Komunitas Pengguna Kendaraan Listrik Kabupaten Sidrap yang diketuai oleh Wakil Bupati Sidrap Ir. H. Mahfud Yusuf.

“Dengan dukungan pemerintah daerah, kami berharap iklim penggunaan kendaraan listrik semakin masif di Kota Parepare dan Kab. Sidrap,” pungkas Awaluddin.

“Apalagi di Kab. Sidrap sendiri terdapat salah satu ikon di Indonesia PLTB Sidrap yang mana pembangkit tersebut menggunakan Energi Baru Terbarukan (EBT). Kami menghimbau agar masyarakat juga turut mengkampanyekan Lifestyle ini. Green Energy di hulu dan juga Green di hilir yaitu penggunaan kendaraan listrik yang bebas emisi,” tutup Awaluddin.

Guna mendukung terbentuknya ekosistem Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) di Sulawesi, PLN UIW Sulselrabar telah membangun 1 (satu) Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) fast charging pertama di Indonesia Timur yang berada di PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Mattoanging, Kota Makassar.

Kedepan, PLN UIW Sulselrabar akan menambah 2 (dua) lokasi SPKLU, 1 (satu) lokasi di Sulawesi Selatan dan 1 (satu) lokasi di Sulawesi Tenggara. Dengan cadangan daya yang ada yaitu sebesar 588 MW, PLN siap melayani kebutuhan listrik. Para investor diharapkan tidak perlu ragu berinvestasi di  Provinsi Sulawesi Selatan, Tenggara, dan Barat. (D11)

Related posts