“Kegiatan pemasangan alat kontrasepsi kepada akseptor atau PUS (Pasangan Usia Subur) bertujuan untuk meningkatkan capaian akseptor baru khususnya alat kontrasepsi MKJP (Metode Kontrasepsi Jangkauan Panjang), ” jelas Husniati.
Rincian akseptor yang dilayani yakni PKM Buntu Batu 12 dengan rincian 5 implant, 1 suntik dan 6 bongkar pasang. PKM Baraka 13 dengan rincian 5 implant dan 8 bongkar pasang.
Selanjutnya di Pustu Janggurara 11 dengan rincian 3 implant, 2 ganti cara suntik ke implant dan 6 bongkar pasang. Klinik Pratama Marsya 10 dengan rincian 7 implant & bongkar pasang. Dan terakhir di PKM Malua 2 dengan rincian 2 implant. (Humas Enrekang)











