“Misalnya ada namanya Lorong Peduli Parigata karena yang ditanam sejumlah buah-buahan jenis varigata, seperti jeruk nipis. Ada juga varietas jeruk sunkist, jambu air, lemon dan lain-lain,” ucap Abdul Wahid.
Hal yang sama juga dikatakan Andi Paulangi, Kepala Sub Bagian Program dan Keuangan Dinas Ketahanan Pangan Parepare.
“Untuk tahap pertama jumlah lorong masih terbatas. Ke depan kita berharap semua lorong kita programkan hadirnya lorong peduli pangan. Kita lihat dulu animo dan kesiapan masyarakat menjadi penanggung jawab lorong masing-masing,” paparnya.
Wali Kota Parepare, Dr HM Taufan Pawe mengapresiasi inovasi yang dicetuskan Dinas Ketahanan Pangan Parepare.
“Di masa pandemi seperti ini, setiap SKPD kita tekankan untuk berinovasi, apalagi di tengah upaya kita melakukan pemulihan ekonomi. Olehnya itu saya melihat inovasi Lorong Peduli Pangan patut kita apresiasi,” ucap Taufan Pawe. (dlk).











