Selanjutnya, dalam pengumuman yang ditandatangani pada 16 Oktober 2020 ini, 100 nominasi yang lolos akan mengikuti Seleksi Tahap II yang sesuai dengan mekanisme dan alur proses penyelenggaraan kegiatan Anugerah ASN Tahun 2020. Seleksi Tahap II akan berlangsung mulai 20 Oktober 2020 dan direncanakan selesai pada akhir Oktober 2020. Dalam Seleksi Tahap II ini, akan dilakukan verifikasi lapangan, presentasi dan wawancara.
Teguh Widjinarko menekankan bahwa, ajang pemberian penghargaan kepada ASN ini bukanlah sekadar penghargaan. Anugerah ASN merupakan bentuk apresiasi kepada sosok yang telah memberikan kontribusinya dan sudah dirasakan langsung, baik oleh organisasi maupun masyarakat. Pada tahun ini, para juri juga akan memberi perhatian khusus bagi nominasi yang mempunyai inovasi dan kontribusi dalam penanganan Covid-19.
Mereka yang terpilih dalam masing-masing kategori diharapkan dapat menjadi Duta ASN yang dapat menumbuhkan semangat, motivasi, dan inspirasi bagi ASN lainnya untuk terus meningkatkan kualifikasi, kompetensi, serta kinerjanya. “Selain itu, juga dapat membawa pengaruh positif bagi sesama ASN, instansi, maupun masyarakat sehingga dapat membangun persepsi positif masyarakat terhadap ASN,” harap Teguh.
Teguh berharap, dalam rangkaian seleksi selanjutnya, masing-masing nominasi dari tiap kategori dapat mengeluarkan potensi terbaiknya dan menunjukkan bukti nyata kontribusi yang telah dilakukan, sehingga penilaian dapat dilakukan secara menyeluruh. Pelaksanaan tahapan seleksi akan mengalami penyesuaian karena dilaksanakan dalam situasi pandemi Covid-19, sehingga tidak akan sama seperti tahun lalu. Gelar Anugerah ASN 2020 rencananya akan diserahkan pada Desember 2020. (*)











