Sementara itu, Bupati Karo Terkelin Brahmana menyambut baik atas kunjungan BNPB dan juga atas bantuan yang diberikan dalam menangani erupsi Sinabung.
“Terimakasih atas perhatian dari BNPB untuk masyarakat Kabupaten Tanah Karo,” kata Bupati.
Selanjutnya, rombongan bergerak ke Pos Pemantauan Gunungapi Sinabung yang berada di Desa Ndokum Siroga, Kecamatan Simpang Empat untuk melihat secara visual kondisi Gunung Sinabung.
Kepala Pos Pengamatan Gunungapi Sinabung, Armen Putra mengatakan,”Masyarakat dan pengunjung/wisatawan agar tidak melakukan aktivitas pada desa-desa yang sudah direlokasi, serta lokasi di dalam radius radial 3 km dari puncak Gunung Sinabung, serta radius sektoral 5 km untuk sektor selatan-timur, dan 4 km untuk sektor timur-utara.”
Ia menambahkan, jika terjadi hujan abu, masyarakat diimbau memakai masker bila keluar rumah untuk mengurangi dampak kesehatan dari abu vulkanik. Mengamankan sarana air bersih serta membersihkan atap rumah dari abu vulkanik yang lebat agar tidak roboh.
Gunung Sinabung masih erupsi hingga hari ini, Jumat (14/8), pukul 10.30 WIB. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mencatat tinggi kolom erupsi hingga 2.100 meter di atas puncak. Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas sedang condong ke arah tenggara dan selatan. PVMBG masih menetapkan status Gunung Sinabung pada Level III atau ‘Siaga. (*)











