“Kita syukuri semua pihak bergerak bersama-sama. Ada TNI/Polri, BUMN, BUMD, perbankan, organisasi -organisasi yang massif bersama Tim Gugus dan pemerintah kota dalam memutus rantai penyebaran virus korona, sehingga hasilnya maksimal. Jumlah pasien sembuh terus bertambah. Ini salah indikator kita menuju “New Normal”,katanya.
Kendati demikian, kata dia, memang harus optimal melakukan tradisi baru dalam segala aktivitas saat ini. Jika dulu masyarakat tidak mengenal masker, maka sekarang menjadikannya pakaian wajib. Wajib cuci tangan, dan menyemprot disinfektan.
“Saya kalau keliling selalu siapkan masker di mobil. Kalau ada masyarakat tidak pakai masker. Saya berikan masker. Makanya masker menjadi wajib dalam melakukan budaya baru segala aktivitas ini, ” jelas Plt Kadis Kesehatan Kota Parepare. (11/6/2020)
Sebelumnya Wali Kota Parepare, HM Taufan Pawe mengingatkan agar masyarakat tidak lengah dan tetap mengedepankan protokol kesehatan, seperti menggunakan masker, menjaga jarak, dan rajin cuci tangan.
“Pemerintah kota telah melakukan pelonggaran aktivitas masyarakat, maka dari itu kami sangat berharap agar tempat-tempat umum, seperti pasar, toko, tempat ibadah, kantor, dll tetap menerapkan protokol kesehatan bagi pegawai dan pengunjungnya, termasuk konsisten menggunakan masker saat keluar rumah,” pesan Ketua Tim Gugus Percepatan Penanganan Covid-19 Parepare ini. (k13)











