Tidak hanay membekali masyarakat dengan sosialisasi kampanye, pencegahan penyalahgunaan narkoba juga dilakukan melalui pemberdayaan masyarakat berupa pelatihan penggiat anti narkoba.
“Pelatihan penggiat anti narkoba sebanyak 4 kegiatan dengan jumlah peserta sebanyak 80 orang dan memberikan pelatihan life skill kepada 15 orang berupa pelatihan service AC kepada kelompok rentan di kawasan rawan,” ujarnya.
Untuk penyelamatan penyalahgunaan melalui rehabilitasi, BNN Palopo telah menyelamatkan para pengguna dari belenggu narkoba agar dapat pulih, produktif dan berfungsi sosial kembali dengan merehabilitasi 67 orang penyalahguna narkoba di 5 tempat rehabilitasi.
“Ada 30 orang kami rujuk untuk menjalani program rehabilitasi rawat inap di Balai Rehabilitasi Baddoka Makassar dan Rumah sakit sayang Rakyat serta pelaksanaan assessmen terpadu terhadap 33 orang, Selain layanan rehabilitasi juga memberikan pelayanan tes urin kepada masyarakat umum seperti pencari kerja, pekerja, pelajar sebanyak 1.918 orang,” tuturnya. (D14)











