Anggaran 8 Milyar Terkesan Mubasir, Tanggul Bendung Kampili Menuai Sorotan

Kami siap mengawal dan menunjukkan proyek proyek bermasalah di tubuh BBWSPJ yang merugikan negara milyaran rupiah. Proyek pekerjaan bendung Kampili ini salah satunya yang menelan anggaran sebesar 8 Milyar namun kalau dilihat dari fisiknya diduga hanya sekitar 5 milyar yang dipergunakan. Proyek pekerjaan Kampili ini sepertinya mempergunakan anggaran mitigasi dan penanggulangan bencana alam,” tutur Fajar

Di lain sisi walaupun tidak terjadi bencana alam longsor tahun lalu, bendung Kampili sudah sangat memprihatinkan karena diduga terjadi pembiaran aktivitas tambang oleh pihak BBWSPJ. Bendung Kampili hanya menunggu waktu saja sebelum terjadi bencana alam longsor karena aktivitas penambang menggali di bawah kaki tanggul,”pungkasnya

Kepala BBWSPJ, Suparji saat dikonfirmasi via WhatsApp mengatakan “Memang itu penanganan tanggap darurat. nanti dipermanenkan 2020”

Sementara itu PPK OP2 BBWSJ, Hasbi mengatakan memang pihaknya mengakui ada kebocoran namun itu akan diperbaiki oleh pihak rekanan. Mengenai anggaran 8 Milyar itu hanya nilai perkiraan awal namun belum dibayarkan, hasil pekerjaan rekanan masih menunggu hasil audit dari beberapa pihak

“Jadi Terkait Pekerjaan Tanggul yang mengalami rembesan masih dalam penanganan pihak kontraktor yang di tunjuk untuk melaksanakan pekerjaan itu dan pekerjaan tersebut sampai sekarang belum terbayarkan oleh pihak Balai, sebelum dilakukan penyempurnaan dan pemeriksaan/audit dari Inspektorat,”pungkasnya saat di konfirmasi via telepon celularnya. (D11)

Related posts