Karhutla di Enrekang Meluas, Api Bakar Sekitar 40 Hektare dan Mengarah ke Permukiman Warga

Proses pemadaman di lapangan juga menghadapi sejumlah kendala. Medan lokasi kebakaran berupa kawasan gunung berbatu sehingga menyulitkan personel dalam melakukan penanganan secara langsung.

Selain medan yang berat, jarak lokasi pengambilan air yang cukup jauh turut menjadi kendala dalam proses pengisian ulang pompa jet shooter yang digunakan dalam upaya pemadaman.

“Medan yang terbakar merupakan gunung berbatu sehingga cukup menyulitkan proses pemadaman. Ditambah lagi lokasi pengambilan air cukup jauh, sehingga proses pengisian ulang pompa jet shooter membutuhkan waktu dan menjadi salah satu kendala di lapangan,” jelasnya.

Dalam penanganan karhutla tersebut, personel gabungan dari KPH Mata Allo, Manggala Agni Daops Toraja, TNI, Polri, serta masyarakat turut terlibat dalam upaya pengendalian dan pemadaman api.

Tim di lapangan terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan kobaran api, terutama pada area yang berpotensi mendekati permukiman warga.

Pemerintah dan unsur terkait mengimbau masyarakat untuk tetap waspada serta membantu petugas dalam upaya pencegahan dan penanganan kebakaran hutan dan lahan, khususnya dengan tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran di kawasan rawan. (D11)

Related posts