MAMUJU, DELIK.ID — Seragam polisi biasanya identik dengan tugas mengatur lalu lintas, menjaga keamanan, dan memastikan masyarakat merasa aman. Namun, pemandangan berbeda terlihat di Simpang Lima, Kelurahan Mamunyu, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat.
Di tengah aktivitas kendaraan yang terus berlalu-lalang, Kanit Turjawali Polres Mamuju IPTU Muh. Idris bersama tiga personel lainnya justru turun ke badan jalan. Bukan untuk menilang atau mengatur kendaraan, melainkan membawa bahan cor dan peralatan sederhana untuk menambal jalan yang rusak.
Dengan cara swadaya, mereka bergotong royong memperbaiki bagian jalan yang berlubang. Tangan yang biasanya memegang peluit dan mengatur arus kendaraan, kali ini ikut mengaduk dan merapikan cor demi membuat jalan lebih aman dilalui.
Bagi IPTU Muh. Idris, apa yang dilakukan bersama anggotanya bukanlah sesuatu yang besar. Namun, ia berharap langkah sederhana tersebut bisa memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Ini kami lakukan secara swadaya karena kami melihat ada bagian jalan yang rusak dan cukup mengganggu pengguna jalan. Kami ingin membantu sebisa kami, terutama agar masyarakat yang melintas bisa lebih aman dan nyaman,” ujar IPTU Muh. Idris. Sabtu (22/08/2026)
Ia mengatakan, kepedulian terhadap keselamatan masyarakat tidak selalu harus diwujudkan melalui tindakan besar. Menurutnya, hal-hal sederhana yang dilakukan dengan keikhlasan juga merupakan bagian dari pengabdian.
“Kami hanya melakukan apa yang bisa kami lakukan. Kalau ada sesuatu yang bisa kami bantu untuk kepentingan masyarakat, tentu kami akan berusaha. Mudah-mudahan perbaikan kecil ini bisa mengurangi risiko bagi pengendara,” katanya.
Aksi tersebut rupanya menarik perhatian para pengendara yang melintas. Beberapa di antaranya bahkan menyampaikan apresiasi secara langsung kepada personel kepolisian.
Aris, salah seorang warga Mamuju yang melintas di lokasi, mengaku terkejut melihat polisi turun langsung mengerjakan perbaikan jalan.
