Kekeringan Melanda Mamuju, PMI Sulbar Distribusikan 1 Juta Liter Air Bersih

MAMUJU, DELIK.ID — Kemarau panjang yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Mamuju dan Mamuju Tengah, Sulawesi Barat, membuat warga kesulitan mendapatkan air bersih.

Distribusi air dari PDAM ke sejumlah rumah warga dilaporkan berkurang bahkan tidak lancar selama hampir satu bulan. Kondisi ini membuat warga harus mencari sumber air alternatif untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Melihat kondisi tersebut, Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Sulawesi Barat turun langsung membantu warga dengan mendistribusikan air bersih dari rumah ke rumah di wilayah yang terdampak kekeringan.

Hingga saat ini, PMI Sulawesi Barat telah menyalurkan sekitar 1 juta liter air bersih kepada masyarakat di Kabupaten Mamuju dan Mamuju Tengah.

Dalam menjalankan misi kemanusiaan tersebut, PMI mengerahkan dua armada truk tangki air dan tiga armada kendaraan pikap untuk mendistribusikan air ke permukiman warga.

Namun, upaya distribusi air bersih tersebut menghadapi kendala. Armada PMI kerap harus mengantre berjam-jam di sejumlah SPBU untuk mendapatkan bahan bakar minyak jenis solar.

Kondisi tersebut dinilai dapat menghambat proses distribusi air bersih kepada masyarakat yang membutuhkan.

Kepala Markas PMI Provinsi Sulawesi Barat, Lukman, berharap pihak SPBU maupun Pertamina dapat memberikan skala prioritas kepada armada PMI yang digunakan untuk kegiatan kemanusiaan.

“Kita sudah mendistribusikan air bersih kepada warga terdampak sekira 1 juta liter. Kendala di lapangan kita kesulitan mendapatkan BBM solar di SPBU. Kita berharap ada skala prioritas untuk kami membeli BBM demi distribusi air kepada warga,” ujar Lukman.

Sementara itu, warga Perumahan Pantai Indah Simboro, Kelurahan Simboro, Kabupaten Mamuju, mengaku sangat terbantu dengan adanya bantuan air bersih dari PMI.

Menurut warga, pasokan air bersih ke rumah mereka sudah tidak lancar selama sekitar satu bulan.

“Sudah sebulan air bersih tidak lancar, untung ada PMI Provinsi Sulbar,” ujar Reny, warga Perumahan Pantai Indah Simboro.

PMI Sulawesi Barat memastikan distribusi air bersih akan terus dilakukan selama warga masih membutuhkan bantuan, terutama di wilayah yang terdampak kemarau panjang dan mengalami keterbatasan pasokan air. (D11)

Related posts