ICCN Dorong Parepare Perkuat Ekonomi Kreatif Lewat Kolaborasi Hexahelix

PAREPARE, DELIK.ID –Ketua Umum Indonesia Creative Cities Network (ICCN) Pusat, Tubagus Fiki Chikara Satari, mendorong penguatan kolaborasi lintas sektor melalui konsep hexahelix sebagai strategi memperkuat ekosistem ekonomi kreatif di daerah. Gagasan tersebut disampaikannya saat menghadiri Temu Komunitas Kreatif di Teras Empang, Parepare, Sabtu (11/7/2026).

Dalam forum yang mempertemukan penggerak ekonomi kreatif dari Parepare, Palopo, dan Kolaka Utara itu, Fiki menjelaskan bahwa konsep hexahelix merupakan model kolaborasi yang melibatkan enam unsur utama, yakni akademisi, pelaku usaha, pemerintah, komunitas, media, dan daerah. Menurutnya, sinergi antarelemen tersebut menjadi kunci dalam mengoptimalkan potensi ekonomi kreatif Indonesia.

“Indonesia memiliki kekayaan yang luar biasa, mulai dari lebih dari 17.000 pulau, 1.300 tradisi, hingga sekitar 700 bahasa. Potensi itu akan memberikan dampak besar apabila komunitas di setiap daerah mampu bergerak secara kreatif, mandiri, dan organik,” ujar Fiki.

Ia menekankan bahwa keberhasilan pengembangan ekonomi kreatif tidak cukup hanya mengandalkan potensi daerah, tetapi juga membutuhkan kolaborasi yang terarah. Karena itu, ICCN memperkenalkan konsep 3C, yakni Connect (terhubung), Collaborate (berkolaborasi), dan koordinasi yang jelas dalam pelaksanaan setiap program.

“Kolaborasi harus memiliki arah yang jelas, siapa melakukan apa, kapan, dan bagaimana. Tanpa itu, potensi yang besar hanya akan menjadi peluang yang terbuang,” tegasnya.

Related posts