Sebanyak 17 wali kota dari berbagai daerah di Indonesia Timur menyepakati gerakan pengelolaan sampah berbasis partisipasi masyarakat sebagai solusi utama dalam menjawab tantangan pengelolaan sampah di perkotaan.
Kesepakatan tersebut juga menetapkan gerakan pengelolaan sampah berbasis masyarakat sebagai salah satu success story unggulan yang akan diusulkan dan dipresentasikan pada Rapat Kerja Nasional (Rakernas) APEKSI yang akan digelar di Medan.
Keputusan itu menunjukkan semakin kuatnya komitmen pemerintah kota di kawasan Indonesia Timur untuk menghadirkan solusi yang berkelanjutan terhadap persoalan lingkungan.
Pendekatan yang menempatkan masyarakat sebagai aktor utama dinilai mampu menciptakan perubahan perilaku sekaligus memperkuat budaya menjaga kebersihan lingkungan.
Hermanto mengatakan, partisipasi Pemerintah Kota Parepare dalam forum tersebut menjadi momentum untuk memperkenalkan berbagai inovasi dan pengalaman daerah dalam pengelolaan lingkungan, sekaligus memperkuat sinergi antarkota dalam menghadapi tantangan pembangunan perkotaan yang semakin kompleks.
Melalui forum APEKSI, Wawali Hermanto berharap lahir berbagai rekomendasi dan program kolaboratif yang dapat mendukung terwujudnya kota-kota yang bersih, sehat, dan berkelanjutan di seluruh Indonesia. (*)











