Bertemu Wamendagri, Tasming Bahas Efisiensi Anggaran hingga Restrukturisasi OPD

Ia juga menyampaikan apresiasi atas sambutan dan arahan yang diberikan Kementerian Dalam Negeri kepada Pemerintah Kota Parepare.

Menurut Tasming, masukan dari Kemendagri menjadi bekal penting dalam menyusun kebijakan yang efektif, efisien, dan adaptif terhadap dinamika nasional.

Sementara itu, Wakil Menteri Dalam Negeri, Akhmad Wiyagus, menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak boleh hanya bergantung pada dana transfer pusat. Daerah didorong lebih kreatif dan inovatif dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Ia meminta pemerintah daerah menggali potensi ekonomi lokal secara optimal tanpa membebani masyarakat.

“Daerah harus mampu membaca peluang. Inovasi peningkatan PAD harus terus dilakukan, dan setiap daerah perlu menempatkan dirinya dalam agenda pembangunan prioritas nasional agar program daerah dapat memperoleh dukungan yang lebih luas,” ujar Akhmad Wiyagus.

Selain itu, Wamendagri juga mengingatkan pentingnya penghematan anggaran secara terukur dan tepat sasaran selama masa efisiensi.

Terkait restrukturisasi organisasi perangkat daerah, Akhmad Wiyagus menilai langkah yang ditempuh Pemerintah Kota Parepare sudah berada pada jalur yang tepat. Menurutnya, penataan organisasi perlu dilakukan agar birokrasi semakin efektif, adaptif, dan mampu mendukung percepatan pelayanan publik.

Audiensi tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Parepare memastikan arah kebijakan fiskal daerah tetap adaptif terhadap dinamika nasional, sekaligus menjaga kesinambungan pembangunan dan pelayanan publik di Kota Parepare. (D11)

Related posts