JAKARTA, DELIK.ID — Suzuki Aerio menjadi salah satu mobil hatchback yang cukup bersejarah di pasar otomotif Indonesia. Mobil kompak berkapasitas lima penumpang ini pertama kali diperkenalkan oleh Suzuki sekitar tahun 2002–2003 sebagai alternatif hatchback dari Suzuki Baleno.
Pada masa awal peluncurannya, Suzuki Aerio langsung mendapat respons positif dari pasar. Berdasarkan data penjualan historis, Aerio bahkan sempat menjadi salah satu kontributor besar penjualan Suzuki di Indonesia.
Pada periode Januari hingga April 2003, Suzuki Aerio tercatat menjadi penyumbang penjualan terbesar kedua bagi Suzuki dengan angka mencapai sekitar 2.193 unit. Angka tersebut menunjukkan bahwa Aerio cukup diminati oleh konsumen pada masa itu.
Konten kreator otomotif Geady Ewaldo menilai Aerio memiliki konsep yang cukup unik pada zamannya karena memadukan desain hatchback dengan ruang kabin yang lega.
“Pada masanya, Aerio ini menarik karena ukurannya kompak tapi kabinnya luas. Banyak orang bahkan menyebutnya seperti small MPV dalam bentuk hatchback,” ujar Geady Ewaldo dalam salah satu konten ulasannya.
Ia menambahkan bahwa desain Aerio memang tidak mengikuti tren mobil kecil yang muncul beberapa tahun setelahnya.
“Kalau dilihat sekarang, desainnya memang berbeda dengan city car modern. Tapi justru itu yang membuat Aerio punya karakter sendiri dan sampai sekarang masih ada penggemarnya,” jelasnya.
Suzuki Aerio dipasarkan dengan mesin 1.500 cc dan dikenal memiliki performa yang cukup andal untuk penggunaan harian. Selain itu, posisi duduk yang tinggi serta ruang kabin yang luas menjadi nilai tambah bagi mobil ini.
Melalui akun resmi Instagram Suzuki Indonesia, produsen otomotif asal Jepang tersebut juga pernah menyinggung keberadaan Aerio sebagai bagian dari perjalanan produk Suzuki di Tanah Air.
“Di awal 2000-an, Suzuki menghadirkan Aerio sebagai hatchback dengan kabin lega yang memberikan kenyamanan bagi keluarga Indonesia,” tulis Suzuki Indonesia dalam unggahan media sosialnya.
Namun perjalanan Suzuki Aerio di Indonesia tidak berlangsung lama. Pada tahun 2008, Suzuki menghentikan produksinya untuk memberi ruang bagi model baru, yakni Suzuki SX4 yang hadir dengan konsep crossover hatchback.
Meski demikian, hingga kini Suzuki Aerio masih cukup dikenal di pasar mobil bekas. Di berbagai platform jual beli kendaraan, mobil ini masih diperjualbelikan dengan harga yang relatif terjangkau.
Faktor mesin yang terkenal tangguh serta kabin yang luas membuat Aerio tetap diminati oleh sebagian pecinta otomotif, terutama mereka yang mencari hatchback dengan karakter berbeda dari mobil modern. (D11)











