Sudarjono berharap kegiatan ini tidak berhenti pada seremoni atau dokumentasi semata, tetapi mampu menghadirkan perubahan nyata dalam pola kerja karyawan di setiap unit usaha.
“Kami ingin ini menjadi titik awal perubahan perilaku kerja. Bukan sekadar foto bersama atau cerita jalan-jalan,” tegasnya.
Sementara itu, Direktur Utama PT Karajae Cipta Talenta, Ikrar Labattoa atau yang akrab disapa Pung Ittas, menyebut penguatan SDM menjadi kunci utama dalam industri food and beverage (F&B) yang kompetitif.
“Bisnis F&B tidak hanya ditentukan oleh tempat yang bagus atau menu yang enak. Faktor manusia sangat menentukan—mulai dari sikap, cara kerja, hingga karakter,” ungkapnya.
Ia pun mengajak seluruh peserta mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan sungguh-sungguh dan menjadikan nilai-nilai yang diperoleh sebagai bekal dalam pelayanan sehari-hari.
“Jangan hanya diambil serunya, tapi ambil juga maknanya. Terapkan saat kembali bekerja,” pungkasnya. (D11)











