Peringatan Hari Disabilitas Internasional 2025 di Makassar: Kolaborasi untuk Wujudkan Indonesia Inklusif

Salah satu pengunjung, Hafidah Amiruddin, mengaku sangat terkesan dengan metode edukasi yang digunakan.

“Kegiatan ini sangat membantu mengubah cara pandang saya. Setelah merasakan langsung, saya jadi lebih memahami dan merasa lebih nyaman berinteraksi dengan penyandang disabilitas,” ujarnya.

Forum Inspirasi: Kekerasan, Perempuan, dan Krisis Iklim

Masih dalam rangkaian peringatan 16 Hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan, digelar Talkshow Inspirasi BaKTI bertema “Menelaah Keterhubungan Kekerasan Terhadap Perempuan dengan Perubahan Iklim dalam Perspektif Sosial Inklusi.”

Diskusi ini membahas dampak krisis iklim pada kelompok rentan dan tantangan pengarusutamaan isu disabilitas dalam kebijakan pembangunan. Narasumber yang hadir yaitu Nisria Nurul Magfirah Nasir, S.Pd (GERKATIN Makassar), Ni Nyoman Anna Marthanti, SIP.,MA (Koordinator Wilayah Sulsel Formasi Disabilitas), dan Dr. Idrus, M.Si (Kadis PMD Kabupaten Maros), dengan Rusdin Tompo sebagai moderator.

Inklusi sebagai Komitmen Bersama

Aksi Kolaborasi menegaskan bahwa inklusi bukan tujuan akhir tetapi proses kolektif yang harus berlangsung secara berkelanjutan.

“Ketika stigma dilebur, akses dibuka, dan aspirasi didengar serta dilaksanakan, terciptalah ruang yang adil, setara, dan inklusif,” tegas Luthfi.

Peringatan HDI 2025 di Makassar menjadi langkah nyata dalam mewujudkan prinsip “no one left behind”, menempatkan komunitas penyandang disabilitas sebagai subjek pembangunan, bukan sekadar objek.

Related posts