Sementara itu, Wali Kota Parepare, Tasming Hamid dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan dukungan atas semangat kebersamaan warga NU dalam membangun pondok pesantren. Ia menegaskan komitmennya untuk membantu memperbaiki akses jalan menuju lokasi pondok.
“Saya tidak mau berjanji, tetapi insya Allah, jika anggaran memungkinkan, pemerintah akan memperbaiki jalan masuk ke pondok ini. Saat ini negara tengah melakukan efisiensi, jadi untuk anggaran fisik agak sulit direalisasikan,” tutur Tasming Hamid dengan jujur dan lugas.
Usai rangkaian sambutan, acara dilanjutkan dengan peletakan batu pertama sebagai tanda dimulainya pembangunan Pondok Putri NU Parepare, yang dilakukan oleh Wali Kota Parepare bersama Ketua PD NU, tokoh masyarakat, dan para donatur.
Kegiatan kemudian ditutup dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang berlangsung khidmat dan penuh makna. Lantunan salawat dan tausiah menambah suasana religius, menegaskan komitmen NU dalam meneladani akhlak mulia Rasulullah SAW.
Acara pelantikan MWC NU, peletakan batu pertama, dan peringatan Maulid Nabi ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga momentum memperkuat sinergi antara ulama, umara, dan masyarakat dalam membangun Parepare sebagai kota religius dan berkarakter. (d11/dlk**)











