Ia juga memberikan apresiasi terhadap peran aktif Pokja Percepatan Investasi Kabupaten Luwu yang dinilainya mampu menjadi jembatan komunikasi yang efektif antara masyarakat, pemerintah, dan perusahaan. Kehadiran PT Masmindo Dwi Area (MDA) dalam forum tersebut turut menunjukkan keterbukaan perusahaan dalam merespons aspirasi masyarakat.
“Inilah wujud kolaborasi yang sehat. Pokja berhasil menginisiasi dialog yang menyejukkan, sementara MDA menunjukkan komitmen transparansi. Ini perlu dijaga,” tambahnya.
Lebih lanjut, Muara menegaskan bahwa menjaga stabilitas investasi bukan berarti menutup ruang kritik, tetapi memastikan setiap aspirasi disampaikan secara konstruktif dan melalui jalur yang tepat. Ia berharap forum lanjutan seperti Forum Desa, yang disepakati dalam pertemuan itu, dapat menjadi sarana efektif memperkuat koordinasi dan membangun ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.
“Investasi harus berjalan beriringan dengan kesejahteraan masyarakat. Saya percaya, dengan komunikasi yang terbuka, Latimojong bisa menjadi contoh daerah yang tumbuh melalui dialog, bukan konflik,” pungkasnya. (d11/dlk**)











